Kubikasi adalah volume ruang yang dipakai barang Anda, dinyatakan dalam meter kubik (m³). Angka ini menentukan unit yang dibutuhkan, dan pada banyak layanan juga menentukan biaya.
Kesalahan hitung kecil bisa berakibat besar. Kurang 2 m³ berarti barang tidak muat dan unit kedua harus dipesan mendadak. Lebih 10 m³ berarti Anda membayar ruang kosong.
Rumus dasar kubikasi
Ukur panjang, lebar, dan tinggi satu koli dalam sentimeter, termasuk kemasan atau paletnya. Kalikan ketiganya, lalu bagi dengan 1.000.000 untuk mengubah cm³ menjadi m³.
m³ =P × L × T (cm)1.000.000× jumlah koli
Contoh: 40 karton
Satu karton berukuran 60 × 40 × 50 cm. Anda mengirim 40 karton.
- Volume satu karton: 60 × 40 × 50 = 120.000 cm³.
- Ubah ke m³: 120.000 ÷ 1.000.000 = 0,12 m³.
- Total: 0,12 × 40 = 4,8 m³.
Contoh: barang di atas palet
Untuk barang berpalet, ukur palet beserta tumpukan di atasnya. Palet standar 120 × 100 cm dengan tumpukan setinggi 110 cm bervolume 1,32 m³. Sepuluh palet berarti 13,2 m³.
Berat volume: kapan kubikasi lebih menentukan
Barang ringan tapi besar, seperti busa atau kemasan plastik kosong, memenuhi bak sebelum batas tonase tercapai. Untuk itu dipakai berat volume: kubikasi dikali faktor konversi. Biaya dihitung dari yang lebih besar antara berat aktual dan berat volume.
Faktor umum. Angka pasti bergantung pada penyedia. Contoh.
| Moda | Faktor konversi | 1 m³ setara |
| Darat (truk) | 1 m³ = 250–333 kg | 250–333 kg |
| Laut LCL | 1 m³ = 1.000 kg | 1 ton (W/M) |
| Udara | P × L × T ÷ 6.000 | ±167 kg |
Hitung unit yang cocok
Masukkan ukuran dan berat. Pencari unit menghitung kubikasi dan menunjukkan truk terkecil yang muat.
Buka pencari unit
Dari kubikasi ke pilihan unit
Kubikasi bak tidak pernah terisi 100%. Ada celah antarkoli, ruang untuk alat ikat, dan barang yang tidak boleh ditumpuk. Gunakan patokan 85% dari kubikasi bak sebagai batas aman.
- Sampai ±7,5 m³: CDE box (kubikasi 9 m³).
- Sampai ±14 m³: CDD box (16,8 m³).
- Sampai ±25 m³: Fuso box (30,2 m³).
- Di atas 25 m³: tronton atau kontainer 40 kaki.
Kapasitas unit: contoh
“Sebagian besar unit kedua yang dipesan mendadak berawal dari satu hal: tinggi palet tidak diukur bersama tumpukannya.”
Tiga kesalahan yang paling sering terjadi
- Mengukur barang tanpa kemasan. Kemasan kayu bisa menambah 10–15 cm di setiap sisi.
- Mencampur satuan. Panjang dalam meter dan lebar dalam sentimeter menghasilkan angka yang meleset ratusan kali.
- Mengabaikan barang yang tidak bisa ditumpuk. Barang mudah pecah memakai tinggi bak penuh walau tingginya hanya separuh.
Diperbarui 3 Oktober 2026 · Ditinjau oleh tim operasional Dewanta Global Nusantara