01
Tantangan
Trafo 60 MVA seberat 86 ton harus tiba di gardu induk Kutai Timur sebelum jadwal commissioning. Keterlambatan menggeser seluruh jadwal energisasi.
Rute darat dari jetty ke site melewati beberapa jembatan dengan batas beban jauh di bawah berat muatan.
- Berat kotor 86 tonButuh trailer multi-axle 12 sumbu dan tongkang.
- Jembatan berbatas bebanDua jembatan tidak tercantum di peta proyek.
- Izin jalanPerlu izin dispensasi dan pengawalan dari beberapa instansi.
02
Solusi
-
1
Survei rute
Tim menyusuri rute jetty ke site, mengukur jembatan, tikungan, dan kabel melintang.
-
2
Perkuatan jembatan sementara
Dua jembatan diperkuat dengan balok baja sesuai perhitungan engineer.
-
3
Tongkang dan multi-axle
Trafo dimuat ke tongkang di Cilegon, lalu dipindah ke multi-axle 12 sumbu di jetty.
-
4
Pengawalan dan penempatan
Konvoi dikawal sampai site, trafo ditempatkan di fondasi dengan jacking system.
03
Hasil
- hari lebih awal dari ROS
- 2
- insiden selama pengiriman
- 0
- ton berat kotor yang dipindahkan dalam satu kali angkut
- 86
Laporan survei rute, perhitungan perkuatan jembatan, dan berita acara serah terima tersedia untuk ditinjau.
Dokumentasi proyek
-
Melintasi jembatan yang diperkuat. -
FOTO: tim survei mengukur jembatan di rute Kutai Timur
Survei rute sebelum pengiriman. -
FOTO: trafo dimuat ke tongkang di Cilegon
Pemuatan ke tongkang di Cilegon. -
FOTO: trafo ditempatkan di fondasi gardu induk
Penempatan di gardu induk.
“Tim survei menemukan dua jembatan yang tidak tercantum di peta proyek. Tanpa itu, trafo kami tertahan di tengah jalan.”