01
Tantangan
Pabrik di Bekasi mengimpor mesin injeksi dari Shanghai. Impor sebelumnya masuk jalur merah dan tertahan 9 hari karena HS code tidak sesuai dengan uraian barang.
Mesin baru ini dibutuhkan untuk pesanan pelanggan yang sudah terjadwal, sehingga keterlambatan serupa tidak bisa diterima.
- Riwayat jalur merahImportir sudah pernah diperiksa fisik untuk barang sejenis.
- HS code mesinUraian teknis yang kurang jelas memicu perbedaan klasifikasi.
- Biaya penumpukanSetiap hari tertahan menambah biaya gudang di pelabuhan.
02
Solusi
-
1
Pemeriksaan dokumen sebelum berangkat
Invoice, packing list, dan katalog mesin dicocokkan sebelum kapal berangkat dari Shanghai.
-
2
Penetapan HS code
Tim kepabeanan menetapkan HS code dengan uraian teknis yang lengkap.
-
3
PIB saat kapal berlayar
Pemberitahuan impor diajukan sebelum kapal tiba, sehingga respons keluar lebih awal.
-
4
Pengantaran ke pabrik
Peti mesin langsung diangkut ke Bekasi begitu SPPB terbit.
03
Hasil
- hari kerja dari kapal sandar sampai SPPB terbit
- 2
- hari lebih cepat dari impor sebelumnya
- 7
- koreksi dokumen dari bea cukai
- 0
Salinan PIB, SPPB, dan kronologi clearance tersedia untuk ditinjau bila tim pengadaan Anda memerlukannya.
Dokumentasi proyek
-
Peti mesin di gudang pelabuhan. -
FOTO: tim kepabeanan memeriksa invoice dan katalog mesin
Pemeriksaan dokumen sebelum berangkat. -
FOTO: kontainer LCL dibongkar di Tanjung Priok
Pembongkaran LCL di Tanjung Priok. -
FOTO: peti mesin diturunkan di pabrik Bekasi
Tiba di pabrik Bekasi.
“Impor sebelumnya kami tunggu sembilan hari. Kali ini mesin sudah di pabrik sebelum minggu itu selesai.”